Filed under day to day

Begitulah Ibu

*Begitulah Ibu* Perjalanan menyusuri hutanBekal tiada tersisaSaat mata air kau temukanDahaga serasa sirna Berjalan jauh di padang pasirKaki terasa terbakar hebatDeritamu tampak berakhirSaat pohon rindang terlihat Begitulah Ibu..Mata air yang tak pernah surutTidak pernah sekalipun menuntutNasihatnya tak pernah luput Begitulah ibu..Tempat kembali yang paling teduhMenegarkan saat kita rapuhMendoakan meskipun jauh Begitulah ibu…Hari ini hanyalah reminder..Dari … Baca lebih lanjut

Puisi rindu

Pundakku linu berseruKapan tangan membelaimuDi sandaran rindu berderuMenunggu kedatanganmu Lirihku pun tak terdengarTeriakku hanya sayupBisu ingin berkelakarSiangpun terasa redup Gelap dan semakin gelapJauhmu semakin terasa pekatTak bisa ku terlelapTanpa pelukmu erat Rindu!? cepatlah usai. 22 Des 2021(RS Tarakan, disela- antrian)

2020 : Puncak kejayaan atau awal dinasti juara Klopp

Liverpool 2 tahun ini adalah akumulasi kekuatan dari sejak kedatangan juergen klopp. “Klopp faktor” lah yang diyakini merubah liverpool menjadi tim yang bukan hanya kuat, namun menjadi tim juara. Aura klopp sangat positif didalam dan diluar lapangan. Mendengar Klopp saat konferensi pers baik pre match maupun post match, adalah hiburan tersendiri dan seringkali ditunggu oleh … Baca lebih lanjut

Para Jendral yang lebih siap

Sampai sekarang masih tak habis pikir. Masih kaget. Kenapa jadi begini. Disaat banyak yang layak dan lebih siap, lebih fresh, namun dinasti tidak mengganti. Jendral Wahe menurutku yang paling siap. Beliau adalah panglima dalam perang besar kemarin. Panglima yang mampu mengkoordinasikan dan memimpin pasukan 11 batalyon dengan rapi. Serta mengkomando penjagaan di medan perang dengan … Baca lebih lanjut

Bertahan

Sinus ini tak seberapa Menahan linu dan sakitnya Pun jika ku terkapar Semua sudah tertakar Kidungku telah sadar Sempurnanya penerimaan Adalah perkara dasar Pelurusan perkara iman Hingga semua yang ada Yang merasa dipunya Sejatinya tak dimiliki Hanya titipan illahi Pasrahkan segala urusan Panjatkan ikhtiar tertinggi Ikhlas di semua dimensi Mengharap ampunan _mercure, 1 Juli 2019_ … Baca lebih lanjut

Memahami anak kita

Statement yang tepat. Bukan anak yang memahami orang tua, tapi judul diatas tepat. Ini berlaku untuk anak ya, bukan anak yang sudah dewasa. Jika sudah dewasa, birul walidainnya insyaAllah sudah terbentuk dan saatnya juga anak memahami orang tua. Ketika anak menangis kejer, kencang, dan tidak henti henti? Jangan marah dulu dong, gali, pahami, cari tahu … Baca lebih lanjut

Amarah

Yang paling berat dalam pengasuhan adalah tegas tanpa menggunakan emosi (baca:amarah) Amarah itu terasa ke anak walaupun tidak diekspresikan. Sekuat tenaga kita menahan amarah, anak pasti tahu. Dan akan berbeda sikap anak ke kita ketika kita menghadapinya dengan amarah dan ketika sebaliknya. Anak pasti paham, minimal dia merasa. Melarang anak yang sedang naek naek pager … Baca lebih lanjut

Pantai

Pantai bukan tempat bersantai Ia pembawa murninya hawa Garis antara dua beda Disana ada kebesaranNya Pantai tak pernah bosan Diterpa gelombang bersahutan Ditusuk angin buritan Disengat mentari dan rembulan Pantai adalah pusaka Demarkasi dua makhluknya Penegas bersatunya alam Pembeda siang dan malam Ia tetap indah dan memikat Selalu ingin mendekat Disana merasakan nikmat Sanubari menjadi … Baca lebih lanjut

*Win win solution parenting?*

Adam menangis. Ia tak habis pikir ayahnya melarang dia memotong wortel dengan pisau yang ada disebelahnya. Ibunya sedang sibuk mengiris buncis dan seledri. Padahal Adam hanya berusaha membantu ibunya yang sedang memasak di dapur. “Adaaam, udah nanti tangan kamu kena pisau lho” kata ayahnya dengan nada tinggi sambil mengambil pisau itu dengan secepat kilat, tentu … Baca lebih lanjut

Prasasti

Cinta tak butuh prasasti Ia hanya simbol legitimasi Yang pasti akan usang Oleh panas lalu gersang Cinta tak butuh prasasti Ia hanya menggerus materi Perusak imajinasi Menyisakan halusinasi Cinta itulah prasasti Yang tertanam didalam hati Tertulis indah tiada bertepi Penuh warna nan abadi Namamu adalah prasasti Mengisi gelora dada Bersenandung dengan mesra Hanya rindu yang … Baca lebih lanjut