2020 : Puncak kejayaan atau awal dinasti juara Klopp

Liverpool 2 tahun ini adalah akumulasi kekuatan dari sejak kedatangan juergen klopp. “Klopp faktor” lah yang diyakini merubah liverpool menjadi tim yang bukan hanya kuat, namun menjadi tim juara.

Aura klopp sangat positif didalam dan diluar lapangan. Mendengar Klopp saat konferensi pers baik pre match maupun post match, adalah hiburan tersendiri dan seringkali ditunggu oleh para penggemar, para analis bola maupun penikmat bola yang sama sekali bukan anggota kopites.

Klopp berbicara seolah olah dia adalah pemilik kota liverpool. Tidak seperti pelatih lainnya, Klopp berbicara secara spontan, penuh semangat, positif dan dengan dialektika dan gestur yang menyenangkan. Terlihat para wartawan pun ketika bertanya juga penuh antusiasme yang sangat tinggi dan seringkali disertai senyum dan tawa. Secara durasi, Klopp berbicara labih panjang, lebih dalam, dan lebih mengena ke hati dibanding dengan pelatih lainnya bahkan guardiola sekalipun.

Memeluk semua pemain setelah pertandingan selesai, bukan hal yang disengaja, itu adalah spontanitas, bahkan bukan SOP seorang pelatih. Itu selalu dilakukan karena memang begitulah karakter seorang Klopp. Bahkan tangispun seringkali terlihat di moment moment tertentu terutaama saat mereka memenagkan pertandingam penentuan gelar juara.

Disaat kalah, tidak ada yang disalahkan. Disaat pemainnya melakukan blunder, tidak pernah disudutkan walau per detik. Klopp hanya mengatakan, “mungkin kami kurang membantu dia dalam pertandingan secara optimal”. Itu hanya salah satu contoh.

Menjuarai liga champions pada 2019, lalu diikuti piala super eropa. Dan dilanjutkan dengan menjuari piala dunia antar klub. Adalah sederet prestasi yang tidak hanya luar biasa, juga membuktikan bahwa mereka adalah tim juara.

Namun, saat itu mereka gagal menjuarai premier league. Kegagalan yang hanya berjarak 5 cm. Saat sundulan Virgil Van Dijk dimasih berada di garis gawang city, bola masih berada di garis gawang sedalam 5 cm. Runner up dengan selisih 1 point merupakan hal yang tidak biasa. “title race” dengan city tahun 2019 adalah yang paling seru sepanjang digelarnya premiere league era.

Dan semua gelar itu seperti pemasangan untuk meraih gelar utama yang diidam-idamkan sejak 30 tahun yang lalu, juara premiere league.

Cara meraihnya pun sangat istimewa, menyisakan 7 pertandingan dan merupakan yang tercepat dalam sejarah. Seolah olah di tahun 2020, Tuhan memberikan kegagalan di kompetisi lainnya, liga champions, FA dan piala liga, agar liverpool hanya menikmati gelar premiere league dengan sepenuhnya. Ya, tahun ini adalah tahun premiere league, jangan merayakan gelar yang lain, rayakan gelar premiere saja, sepuasnya!

Patut ditunggu, apakah 2020 adalah puncak kejayaan liverpool, ataukah baru awal imperium juara liverpool dibangun oleh Klopp.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s