*Win win solution parenting?*

Adam menangis.

Ia tak habis pikir ayahnya melarang dia memotong wortel dengan pisau yang ada disebelahnya. Ibunya sedang sibuk mengiris buncis dan seledri. Padahal Adam hanya berusaha membantu ibunya yang sedang memasak di dapur.

“Adaaam, udah nanti tangan kamu kena pisau lho” kata ayahnya dengan nada tinggi sambil mengambil pisau itu dengan secepat kilat, tentu sangat mengagetkan dan yang pasti menggetarkan tangan dan sebagian tubuh adam.

“Udah yah, sana ajak Adam ke kamar depan, nyalain upin ipin gitu biar anteng!” Ibunya bilang ke Ayah dengan buru buru, kalimat itu meluncur seperti halilintar sementara mata dan tangannya hanya fokus pada kuah yang hampir mendidih diatas kompor.

“Yuk kita nonton upin ipin dek Adam” ajak Ayah.
“Ye ye ye ye,, upin ipin upin ipin” Adam yang baru berumur 3 tahun seketika ceria dengan air mata yang masih tersisa di pipi.

Adam asyik dan tertawa riang sendiri menonton upin ipin didepan TV, dengan jarak ke TV hanya satu dua meter, sementara Ayahnya menuju sofa ruang tamu. Sekian detik kemudian, ayahnya ikut tertawa sendiri sambil menggerakkan jempolnya mengelus elus HPnya, sementara matanya tidak berpaling dari apa yang digenggam.

Win win solution.
Ibu bisa masak dengan tenang, anak anteng, Ayah tidak terganggu.
(Tapi miss education?)

_Langit Maluku Utara, 21 Juni 2019_
(WINGS Air KAO-MDC)
@mas_zan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s