Kakak masuk SD

Tahun ini adalah sejarah. Kakak Haniyya mulai bersekolah di Kuttab. Kakak harusnya TK B setelah TK A tamat dari TQ Kelopaq. Namun itulah bedanya Kuttab. Ia menerima siswa dari mulai usia 5 tahunan lebih, atau setara dengan TK B. Kuttab menyebutnya Kuttab Awal. Artinya, inshaa Allah kakak akan bersekolah di Kuttab menyelesaikan jenjang sekolah dasar selama 7 tahun. Semoga Allah berikan kekuatan peradaban dan Iman pada Kakak.

Kuttab Al Fatih, nama lengkapnya. Yayasan Kuttab dipimpin oleh Ust Muhaimin Iqbal, serta Ustadz Budi Azari sebagai pembina Yayasannya. Beralamat di Depok, tepatnya di Kelapa dua. Khusus Depok, ada dua buah Kuttab Al Fatih dalam satu manajemen. Dan Kakak ada di Kuttab Al Fatih Pusat.

Diawali dengan tes ujian masuk Kuttab, Kaka Alhamdulillah lulus dengan baik. Berikutnya adalah tes ujian untuk orang tuanya. Awalnya kami bingung ada ya sekolah SD yang orang tuanya juga di tes, ujian tertulis lagi. Sampai sampai, istri harus mulai murojaah lagi hafalannya. Sedangkan saya, tanpa persiapan berarti.

Dan kami baru mengerti setelah ujian tertulis bagi kami orang tua calon murid. Ujian tersebut lebih kepada aspek psikologis penerimaan kami terhadap Kuttab dan tentunya ditanya juga tentang pengetahuan ke-Kuttab-an.

Dan Alhamdulillah, kamipun juga lulus. Tentu walaupun kami lulus, yang nantinya bersekolah tetap Kakak Haniyya. (Paragraf tidak penting)

Sudah sepekan Kakak memulai petualangan baru di Kuttab. Di hari pertama, kami mengantar Kakak sampai sekolah. Kakak didepan, saya memegang setang motor, umma di belakang bersama Ade Hamdan. Kami seperti para ABG Alay yang naik motor boncengan, untungnya kami lebih mirip sebuah keluarga.

Karena jarak yang lumayan. Saya berusaha menanyakan ke pihak Kuttab mengenai antar jemput siswanya. Jawabannya nihil. Kuttab tidak memfasilitasi, antar jemput diserahkan ke orangtua masing masing, silakan bekerjasama, nanti kami sediakan wadahnya, begitu mereka bertutur.

Sampai hari pertama masuk, belum ada kepastian mengenai jemputan. Tetapi gesitnya ibu ibu membuahkan hasil. Di hari pertama itu juga, berkat grup WA wali murid yang dibuat oleh pihak Kuttab di H-1 masuk sekolah, para ibu ibu wali murid yang searah rumahnya dengan Kami sudah janjian berkumpul untuk membahas antar jemput. Hasilnya, hari kedua kakak sudah memulai sekolah dengan antar jemput. Ini namanya the power of emak emak. Dan tentu saja rejeki dari Allah.

Kakak yang masih berusia 5 tahun 6 bulan, masih belajar untuk bangun pagi dengan smooth. Terkadang drama harus kami lakoni di pagi hari untuk membangunkan Kakak. Mulai dari bercerita pendek sampai panjang, berakting, untuk membuat Kakak bangun pagi dan menghindarkan tangis bahkan untuk mengubah pikiran kakak dari sikapnya yang ditunjukkan dengan kalimat yang terkadang keluar dari mulut mungilnya, “Kakak g mau sekolah”, “kakak masih ngantuuk”, dan lain sebagainya. Hingga pada akhirnya, mandi sendiri dengan ceria dan penuh tawa. Dan semoga ini semua menjadi ladang amal dan pembelajaran terutama bagi kami orangtuanya.

Masa masa ini tidak akan terulang. Saya sendiri menikmati prosesnya. Jika diwaktu luang saya memikirkan hal hal diatas, saya suka senyum senyum sendiri, saya meyakini itu adalah senyum bahagia seorang ayah.

Semoga kami selalu bisa tersenyum dalam keseharian membimbing anak kami. Walau melewati semua itu dengan semua rasa, ada tawa, tangis, amarah, diam atau juga ada saat kami tidak bisa berhenti tertawa bersama.

Semua itu sangat menyenangkan. Semua itu nikmat dan karunia Tuhan.

Komuterline, 27 Juli 2018.
@mas_zan

One thought on “Kakak masuk SD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s